Tinta tak Bertuan - Tulisan pendek

Kau tahu, seorang ibu mungkin tak pernah mengekspresikan keluh kesahnya dihadapanmu. Ibu adalah malaikat kecil yang dikirim Tuhan untuk menjaga kita. Malaikat yang tak bersayap pelindung segala duka dan derita anak yang telah dititipkannya.
 Sementara Ayah, ia adalah penjaga kaum hawa. Penjaga malaikatnya. Penjaga ibu dan anaknya. Ia tak pernah mengenal keluh kesah. Ia dengan senang hati berjuang untuk menghidupi keluarga kecilnya.  Makian dan cacian tak ia hiraukan. 
Tetapi jika bersangkutan dengan keluarganya ia akan bertindak. Bahkan bertindak lebih dari yang semua orang kira. Ia akan berubah menjadi orang lain jika separuh nyawanya terganggu. Ia menjadi cinta pertama bagi anak perempuannya. Ia menjadi kebanggaan bagi anak lelakinya. 
Kehadiran ayah dan ibu merupakan anugerah terindah untukku. Miskin ataupun kaya keadaan yang kita dihadapi mereka sudah memberikan ku rasa nyaman yang mungkin belum tentu semua orang bisa memberikannya. Bagaimanapun bentuk rupanya ia tetap orang tuaku. 
 Orang tua yang selalu membesarkan dengan segenap cinta mereka. Berkutat dengan jam , mereka selalu bersabar untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah dengan jerih payah mereka. Setiap tetes keringat mereka menjadi saksi bisu perjuangan mereka. Perjuangan yang terkadang penuh dengan caci maki orang. Para mulut terdidik dengan sengaja ingin membuat benci mereka kepadanya. 
Tanpa mereka berdua,  seorang anak tidaklah bisa menjadi apa-apa. Pakaian yang telah melekat ditubuhnya,  makanan yang selama ini ia makan, dan biaya kehidupan lainnya. Sebanyak apapun uang yang telah anak peroleh tak dapat menggantikan biaya yang telah dikeluarkan oleh sosok orang tua. Terimakasih telah memberikan rasa cinta kalian kepada kami. Seorang anak yang belum bisa memberikan yang terbaik. 
Setiap keputusan yang anak buat ia harus mengaitkan dengan orang tua. Mereka yang lebih mengerti baik atau tidaknya keputusan itu. Mereka yang sudah lama menelan pahit dan manisnya kehidupan ini.  
Terkadang seorang anak ingin memberikan sesuatu kepada orang tua sebagai tanda terimakasih atas jerih payah yang telah mereka lakukan selama ini. Tetapi, rasa itu kalah dengan rasa malu mengucapkannya. 
Terimakasih telah menjadi orang tua hebat bagiku Bapak dan Ibu. Aku berjanji akn selalu berusaha membuat kalian bangga dan bahagia. Itulah janjiku sebagai anakmu dan sebagai anak tertua aku berjanji akan menjaga dan membantu kalian merawat adik. 
Itulah janjiku bu. Doa kalian selalu menyertai ku. 


Terimakasih telah membaca tulisan singkat ini. Mohon maaf apabila tidak jelas. 

Komentar